Latest Post :
Recent Post

Mangga Chokanan

Mangga Chokanan berasal Thailand.  Di Thailand mangga ini biasa dimakan bersama ketan.
Mangga Chokanan akan terasa sangat manis jika dipanen pada kondisi matang yang tepat. Karena rasanya yang manis seperti madu, mangga  ini kadang-kadang disebut juga sebagai mangga madu. Chokanan merupakan mangga favorit untuk di makan sebagai mangga hijau karena rasanya yang tidak asam. 
Mangga Chokanan adalah varietas mangga yang paling mudah berbuah di tabulampot (genjah). Pada usia 3-4 bulan maksimal 1 tahun bibit asal okulasi yang ditanam di pot dapat mulai menghasilkan buah berwarna kuning yang akan mempercantik halaman rumah anda, asal pemberian  pupuknya utamanya seperti pupuk kandang dan  pupuk NPK diperhatikan.
Hal lain yang disukai dari pohon mangga chokanan adalah pohon mangga ini dapat terus berbuah selama musim hujan 
Mangga Chokanan yang ditanam di tanah perkebunan dapat memiliki produktivitas tinggi hingga mencapai 120 kg/pohon/tahun
Chokanan memang luar biasa. Varietas asal negeri Siam itu gampang berbuah meski minim perawatan. Bila ditanam di pot, genjah. Seringkali baru 3-4 bulan dirawat sudah belajar berbunga dan berbuah,  Bahkan, pada bibit berukuran 60-75 cm-setara 5 bulan setelah okulasi-tanaman langsung berbuah 3 bulan kemudian. chokanan mangga paling mudah berbuah di tabulampot. Maksimal 18 bulan tahun bibit asal okulasi yang ditanam di pot mulai berbuah. Yang istimewa, buah pertama berkualitas prima. Rasanya manis, lembut, segar, dengan tekstur agak berserat. Panen pertama dipetik 3-7 buah.
Secara genetik chokanan memang bersifat genjah. Periode pertumbuhan dari tanaman muda, remaja, hingga dewasa pendek. Biasanya mata tunas diambil pada Mei dan Juni, bulan-bulan mangga memasuki periode menjelang berbunga. Berdasarkan pengamatan, tabulampot chokanan asal bibit okulasi berukuran 50 cm berbuah kurang dari 1 tahun. Karena sifatnya yang bandel, tak sulit menghasilkan tabulampot chokanan yang prima dan rajin berbuah. Kunci pertama, pastikan bibit yang ditanam benar-benar chokanan.
Setelah di tanam di dalam pot, siram tabulampot chokanan 1 hari sekali dan beri pupuk teratur. Setiap bulan dapat ditambahkan 1 gelas kemasan air mineral guano untuk merangsang pembentunkan bunga. Guano dapat diganti dengan NPK 16:16:16 sebanyak 1 sendok teh. Dengan perlakuan itu chokanan berbunga 6-8 bulan kemudian tergantung ukuran bibit.
Agar bunga yang muncul tak rontok dan kering, frekuensi penyiraman ditingkatkan menjadi sehari 2 kali: pagi dan sore. Dua bulan kemudian bunga itu berubah menjadi buah yang siap dipanen. Ah, mudahnya menikmati chokanan pot di rumah sendiri.
 apabila anda berminat dengan buah mangga mangga super diatas kunjungi workshop kami di:
jl.buni gg mushollah, Rt.008,Rw 006.kel.munjul,kec,cipayung.
jakarta timur.telp (021) 84974810
atau hubungi email kami:
panjalu_nursery@yahoo.co.id 

Mangga okyong

Mangga okyong adalah mangga yang berasal dari thailand, struktuir buahnya empuk dan hampir tanpa serat dan biji nya sangat tipis, itulah yang menyebabkan mangga jenis ini banyak di gemari oleh para penikmat mangga .

Perawatan mangga okyong tak jauh beda dengan jernis mangga lain, mangga ini termasuk mudah dalam perawatannya, untuk mencapai buah pertama buah biasa nya membutuhkan waktu kuirang lebih 3 tahun dari waktu penanaman ( bibit dari okulasi ) . Pohon nya mempunyai cabang-cabang yang kuat dan bentuknya gampang di atur.

Seperti jenis lainnya, pohon mangga okyong sangat cocok dengan tanah Indonesia. Walau mudah dibudidayakan, bibit mangga ini terkenal lebih sensitif dan ringkih. Sehingga, butuh ketelitian tersendiri dalam menanam mangga okyong.

Pohon mangga okyong mampu tumbuh maksimal di daerah-daerah dengan ketinggian maksimum 300 meter di atas permukaan laut. Oleh karena itu, jenis tanaman buah ini sangat cocok di tanam di berlbagai wilayah Indonesia.

faktor lain yang mempengaruhi budidaya mangga okyong adalah, bibit pohon. Untuk itu,agar memilih bibit yang memiliki tinggi sekitar 50 centimeter hingga 1 meter. "Agar buah yang dihasilkan berkualitas baik.
Selain bibit, yang juga perlu mendapat perhatian, yakni media tempat menanam. Bibit mangga okyong yang berasal dari proses stek, sebaiknya ditanam dalam campuran tanah khusus, yang terdiri dari pasir putih, kapur, tanah, pupuk kompos, dan pupuk kandang.

Seluruh media tanam tersebut lalu dicampur, dengan perbandingan pasir putih dan kapur setengah bagian, tanah dua bagian, kompos satu bagian, dan pupuk kandang satu bagian. Campuran tanah ini hanya bisa bertahan maksimal enam bulan, karena makin lama tingkat keasaman tanah makin tinggi.

supaya campuran tanah itu diperbaharui setiap tiga bulan sekali. Tapi, tidak semua tanah hasil campuran dibuang begitu saja. Sebab, tanah lama bisa dipakai untuk bahan campuran tanah baru. Caranya, dengan meletakkan tanah lama paling bawah.

Untuk menurunkan keasaman tanah, bisa juga dengan melakukan proses penjemuran atau pemberian pupuk organik. Pupuk yang dari proses fermentasi mikroorganisme sampah tersebut akan mampu meningkatkan kualitas tanah. Campuran tanah lama dan baru bakal mempercepat proses penggemburan tanah.

Proses pembibitan mangga okyong, memang lebih sulit dibandingkan dengan mangga jenis lain. Dengan karakter bibit yang lebih sensitif dan ringkih, kesalahan saat pemupukan dapat membuat batang pohon menjadi pendek..

Walau sedikit susah kami bertekad melahirkan bibit mangga ini yang berkualitas. Apalagi, mangga okyong mempunyai rasa yang tak kalah dengan jenis lain yang sudah tenar lebih dulu.

Mangga okyong memiliki struktur yang lunak, tanpa serat, dan biji buah yang sangat tipis. "Rasanya lebih legit dari mangga harum manis,"

Untuk mendapatkan kualitas buah yang baik, pembudidaya mangga okyong juga harus mengetahui karakteristik buah ketika matang. Saat matang, buah mangga okyong akan berwarna hijau kekuning-kuningan dengan kontur yang agak empuk.
Buah mangga okyong yang matang, Hasan mengatakan, idealnya memiliki diameter sekitar 34 centimeter serta berat antara 3-5 ons per biji..

Belimbing Bangkok Merah

Memiliki rasa manis dan kadar air hingga 80%, belimbing bangkok merah disukai konsumen. Dengan budidaya yang mirip belimbing lainnya, pohon ini membutuhkan pupuk kandang usai panen. Serangan ulat dan genangan air bisa menjadi ancaman.

Banyak varian buah belimbing (Averrhoa carambola) di Indonesia. Tepatnya ada 19 jenis buah belimbing. Salah satu yang menjadi idola adalah belimbing bangkok merah. Ini jenis belimbing yang berasal dari hasil okulasi, yakni penempelan mata tunas belimbing bangkok merah dan belimbing lokal.

Sugeng Rahayu, pembudidaya belimbing dengan bendera CV Subur Tunas Mandiri, bercerita, bibit belimbing bangkok merah kebanyakan berasal dari Blitar, Jawa Timur. “Awalnya, ia berasal dari hasil okulasi belimbing asli Blitar dengan belimbing malaya dari Malaysia,” ujarnya.

Berbeda dengan belimbing jenis lainnya, belimbing merah lebih disukai konsumen. Selain rasanya yang manis, kadar air belimbing merah yang tinggi yakni mencapai 70% hingga 80% dari daging buah. Belimbing lainnya umumnya hanya memiliki kadar air 50% sampai 60%. "Tekstur dagingnya lebih keras, tak lembek," ujar pria berusia 50 tahun itu.

Secara kasat mata, mudah membedakan belimbing bangkok merah dengan belimbing lain. Memiliki tekstur lebih panjang yakni mencapai 15 cm sampai 20 cm, warna daging belimbing merah juga oranye atau kuning kemerah-merahan. Belimbing kebanyakan warnanya kuning dengan panjang buang maksimal 15 cm. “Keunggulan lain, belimbing bangkok merah bisa tahan tujuh hari sampai 10 hari di suhu kamar,” kata Sugeng. Belimbing madu yang juga banyak disukai konsumen umumnya hanya bertahan dua hari.

Meski memiliki berbagai kelebihan, tapi budidaya belimbing merah tak jauh berbeda dengan belimbing lainnya. Sejak okulasi hingga siap tanam membutuhkan waktu enam bulan. Dari masa tanam hingga berbuah membutuhkan waktu sampai setahun. "Tanaman belimbing dengan tinggi 80 cm biasanya sudah bisa berbuah, tapi belum maksimal karena akarnya belum kuat," ujarnya.

Makanya, banyak petani memilih menunggu sampai tanaman belimbing berusia tiga tahun. Saat itu, tanaman belimbing punya akar yang cukup kuat serta buah yang lebat. "Masa produktivitas buah saat usia delapan tahun sampai 20 tahun," ujarnya. Setelah usia di atas 20 tahun, pohon belimbing tidak produktif lagi.

Puncak produktivitasnya ketika pohon belimbing berusia 10 tahun. Satu pohon bisa menghasilkan 200 kilogram (kg) buah. Bila satu kilogram belimbing merah seharga Rp 10.000, satu pohon belimbing di usia puncak bisa menghasilkan omzet Rp 2 juta. Masa buah pohon belimbing bisa sampai tiga kali panen dalam satu tahun.

Setelah panen usai, petani harus memupuk pohon dengan pupuk kandang agar tetap tanaman tetap tumbuh subur dan berbuah maksimal. "Ranting-ranting kecil harus dipotong agar nutrisi masuk," ujar Robby, pembudidaya lain di Tulung Agung.

Hal yang patut dihindari adalah genangan air yang bisa menyebabkan buah rontok serta serangan ulat. Tanda-tanda datangnya serangan ulat bisa dilihat dari buah belimbing yang banyak bintik-bintik coklat. "Kalau sudah begini, petani harus siap rugi," ujarnya.

Makanya, petani memilih mencegah serangan ulat. Caranya dengan membungkus buah dengan plastik atau kertas koran.

Durian Chane

Family Bombacaceae
Durian ini berasal dari Thailand. Mampu berbuah pada umur 4-5 tahun dengan menggunakan bibit sambung pucuk atau okulasi. Produksinya banyak. Mampu beradaptasi dengan berbagai lingkungan, tetapi tidak tahan terhadap penyakit yang disebabkan oleh phytophthora sp. Buahnya berbentuk bulat panjang dengan duri besar yang tersusun jarang. Beratnya mencapai 4 kg dengan warna kulit hijau. Dagingnya tebal dengan warna kuning keemasan. Rasanya manis, bertekstur lembut, dan beraroma harum sedang.

Durian Petruk

Family Bombacaceae
Durian ini berasal dari Randusari, Jepara, Jawa Tengah, dan telah dilepas sebagai varietas unggul nasional. Bentuk buahnya bulat telur terbalik dengan kulit buah tipis (sekitar 3 mm) berwarna hijau kekuningan. Durinya berbentuk kerucut, kecil, dan rapat. Daging buah berwarna kuning, berserat halus, agak lembek, dan rasanya manis sekali. Namun, aromanya tidak begitu tajam dan menyengat. Jumlah pongge per buah antara 5-10 dengan biji sempurna 5-10. Ukuran bijinya kecil dan berbentuk lonjong. Berat rata-rata buah antara 1-1,5 kg. Produksi buah berkisar dari 50-150 buah/ pohon/tahun. Durian ini relatif tahan penyakit busuk akar dan hama penggerek buah.

Jambu Air Kingrose

Jambu air ini ditemukan oleh peneliti ahli tanaman buah buah di Taman Buah Mekarsari. Jambu ini sedikit air namun segar, berbiji kecil (bahkan tak menutup kemungkinan tak berbiji) dan manis. Pohon jambu kingrose mampu memperlihatkan hasil yang memuaskan. Berat jambu kingrose biasanya lebih ketimbang jambu air biasa yakni antara 200 hingga 300 gram.
Untuk jambu air, ketinggian tempat yang dikehendaki agar bisa tumbuh baik ialah dataran rendah dan dataran tinggi sampai 1.000 m di atas permukaan laut.

Jambu Air Citra

Jambu air ini ditemukan oleh seorang pakar ahli tanaman buah di daerah Anyer, Banten. Jambu ini begitu fenomenal besar, sedikit air namun segar, berbiji kecil (bahkan tak menutup kemungkinan tak berbiji) dan manis. Dan yang lebih mencengangkan lagi, dipasaran harganya cukup tinggi di atas lima puluh ribu per kilo nya. Pohon jambu citra mampu memperlihatkan hasil yang memuaskan. Berat jambu Citra biasanya lebih ketimbang jambu air biasa yakni antara 200 hingga 300 gram.
Untuk jambu air, ketinggian tempat yang dikehendaki agar bisa tumbuh baik ialah dataran rendah dan dataran tinggi sampai 1.000 m di atas permukaan laut.

Lengkeng Aroma Durian

Lengkeng ini bersal dari Bangkok. Buah lengkeng berbentuk bulat dengan ukuran kurang lebih sebesar kelereng. Buah ini bergerombol pada malainya. Kulit buahnya berwarna cokelat muda dan sedikit ada garis membelah lengkeng dengan permukaan agak berbintil-bintil. Daging buahnya berwarna putih bening dan berair bahkan ada jenis tertentu lapisan dagingnya berlapis tiga. Rasanya sangat manis dengan aroma harum yang khas. Bijinya berbentuk bulat, terdiri dari dua keping, dan dilapisi kulit biji yang berwarna hitam. Daging bijinya sendiri berwarna putih, mengandung karbohidrat, sedikit minyak, dan saponin.
Lengkeng lebih cocok ditanam di dataran rendah antara 200-600 m dpl yang bertipe iklim basah dengan musim kering tidak lebih dari empat bulan. Air tanah antara 50-200 cm. Curah hujan 1.500-3.000 mm per tahun dengan 9-12 bulan basah dan 2-4 bulan kering. Sementara tanaman led lebih senang pada dataran tinggi antara 900-l.000 m dpl.
 
Support : Creating Website | Kebun Buah | eXan
Copyright © 2011. Serbuk Sari - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by eXan
Proudly powered by Blogger
Informasi, saran, kritik dan artikel dapat anda kirimkan ke email: mwcsalaman@gmail.com terima kasih semoga bermanfaat.....amiiin